Profile & History - Knowledgeable, Virtuous, Contributing
An integrated Islamic school spanning kindergarten, primary, junior-high, and senior-high levels — combining the national curriculum with character formation and a level-by-level Qur'an memorisation programme, from early childhood through university preparation.
School identity
- School name
- SIT Karya Pertiwi
- NPSN
- 10807456
- Founded
- 2003
- Address
- Jl. Pendidikan Islam No. 17, Rajabasa, Bandar Lampung, Lampung 35144
- Office hours
- Mon–Fri 07.00–16.00 · Sat 07.30–12.00
Vision
To be an integrated Islamic school that raises a generation which is knowledgeable, of noble character, memorises the Qur'an, and is ready to be of benefit to the community and the nation.
Mission
- Deliver an education that fully integrates the national curriculum with Islamic values, rather than simply adding religious subjects.
- Build memorisation and understanding of the Qur'an through a measurable, level-by-level tahfidz programme.
- Instil noble character through teachers' example and daily habits, not theory in the classroom alone.
- Develop each student's academic potential, talents, and leadership according to their nature.
- Forge a close partnership with parents as the primary educators at home.
Goals
- Every primary-school graduate memorises at least 3 juz, every junior-high graduate at least 5 juz, and every senior-high graduate at least 8 juz of the Qur'an.
- All students are used to praying in congregation on time and behaving well toward teachers and peers.
- Graduates' academic scores are above the regional average in core subjects.
- Every student recognises and develops at least one non-academic talent.
- Maintain an 'A' accreditation at every level.
Ustadz Ahmad Fauzan, Lc., M.Pd.
Principal
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Welcome to the official page of SIT Karya Pertiwi. We offer this website as an information bridge between the school, parents, prospective students, and the wider community.
Since our founding in 2003, we have held to one simple conviction: knowledge and character must not be separated. A clever child without manners is not the mark of a successful education, and the reverse is equally true. That is why, at this school, Qur'an memorisation, test scores, and the way a child greets their teacher are all recorded and all watched.
We also believe a child's primary educators are their parents. The school is only a partner. So we open our doors as wide as we can for discussion — about a child's progress, about the difficulties they face, even about things we ourselves need to improve.
May Allah ease our shared steps in raising a generation that is both knowledgeable and of good character.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
History - How we got here
SIT Karya Pertiwi berdiri pada tahun 2003, berawal dari sebuah taman kanak-kanak Islam dengan 18 murid yang menempati dua ruang pinjaman di lingkungan masjid. Pendirinya sekelompok orang tua yang menginginkan sekolah tempat anak belajar ilmu umum dan agama tanpa harus memilih salah satu.
Jenjang sekolah dasar dibuka tiga tahun kemudian, menyusul permintaan wali murid angkatan pertama yang ingin anaknya melanjutkan di lingkungan yang sama. Gedung pertama milik sendiri diresmikan tahun 2008 di atas tanah wakaf seluas 8.000 meter persegi.
Program tahfidz yang kini menjadi ciri khas sekolah dimulai tahun 2011, awalnya sebagai kegiatan sore yang bersifat sukarela. Setelah tiga angkatan menunjukkan hasil yang konsisten, program itu diintegrasikan ke jam belajar reguler dan menjadi bagian resmi kurikulum sekolah.
Jenjang SMP dibuka pada 2014, dan jenjang SMA menyusul pada 2022 sebagai penyempurna keterpaduan dari taman kanak-kanak hingga menengah atas. Tahun 2023 jenjang TKIT, SDIT, dan SMPIT meraih akreditasi A dari BAN-S/M, disusul SMAIT pada 2025 bersamaan dengan kelulusan angkatan pertamanya. Kini SIT Karya Pertiwi menaungi lebih dari 1.200 siswa dari TKIT sampai SMAIT, dengan lebih dari 100 guru dan tenaga kependidikan.
-
2003
TKIT Karya Pertiwi berdiri
Dimulai dengan 18 murid di dua ruang pinjaman di lingkungan masjid.
-
2006
Jenjang SDIT dibuka
Menyusul permintaan wali murid angkatan pertama TKIT.
-
2008
Gedung sendiri diresmikan
Dibangun di atas tanah wakaf seluas 8.000 m² di Rajabasa.
-
2011
Program tahfidz dimulai
Awalnya kegiatan sore sukarela, kemudian jadi bagian kurikulum resmi.
-
2014
Jenjang SMPIT dibuka
Melengkapi keterpaduan jenjang dari TK sampai SMP.
-
2018
Masjid sekolah dan asrama tahfidz
Menampung 480 jamaah dan 60 santri program tahfidz intensif.
-
2022
Jenjang SMAIT dibuka
Menyempurnakan keterpaduan dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas dalam satu lingkungan.
-
2023
Akreditasi A seluruh jenjang
Ditetapkan BAN-S/M untuk TKIT, SDIT, dan SMPIT sekaligus.
-
2025
Angkatan pertama SMAIT lulus
34 dari 36 siswa diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP dan SNBT; SMAIT meraih akreditasi A pada tahun yang sama.